Minggu, 28 Maret 2010

Analisis Upah dan Penggunaan Tenaga Kerja dalam Pasar Tenaga Kerja Monopsoni

Jumlah

Pekerja

(1)

Tingkat Upah

Per Pekerja

(2)

Biaya Total Tenaga Kerja

(Jumlah Upah)

(3)

Biaya Marjinal

Tenag Kerja

(4)

Hasil Penjualan

Produksi Marjinal

(5)

0

-

-

-

-

1

Rp 3000

3000

Rp 3000

Rp 15000

2

Rp 4000

8000

Rp 5000

Rp 14000

3

Rp 5000

15000

Rp 7000

Rp 13000

4

Rp 6000

24000

Rp 9000

Rp 12000

5

Rp 7000

35000

Rp 11000

Rp 11000

6

Rp 8000

48000

Rp 13000

Rp 10000

7

Rp 9000

63000

Rp 15000

Rp 9000


ANALISIS :

Kolom (1) dan (2) berturut turut menunjukan jumlah tenaga kerja dan tingkat upah. Dapat dilihat bahwa makin besar jumlah tenaaga kerja makin tinggi pula tingkat upah yang dibayar kepada setiap pekerja. Apabila 2 tenaga kerja digunakan,upah setiap pekerja adalah Rp 4000 dan apabila 3 tenaga kerja digunakan upah setiap pekerja adalah Rp 5000. oleh karena upah tenaga kerja bertambah tinggi apabila lebih banyak tenaga digunakan,biaya total tenaga kerja bertambah lebih cepat dari tingkat upah. Keadaan ini dapat dilihat dalam kolom (3) dan (4). Kolom (3) menunjukan biaya total tenaga kerja. Angka dalam kolom tersebut diperoleh dari mengalihkan jumlah tenaga kerja dan tingkat upah.

Pada waktu 2 tenaga kerja digunakan biaya total tenaga kerja adalah Rp 8000,dan pada waktu 3 tenaga kerja digunakan biaya tersebut telah meningkat menjadi Rp 15000. Ini berarti seperti ditunjukan juga dalam kolom (4),Biaya marjinal tenaga kerja—atau tambahan biaya tenaga kerja apabila satu unit tenaga kerja baru digunakan—adalah Rp 7000. Nilai ini adalah lebih tinggi dari tingkat upah pada waktu 3 tenaga kerja digunakan (pada keadaan ini upah adalah Rp 5000). Angka angka dalam kolom (2) dan (4) dengan jelas menunjukan bahwa biaya marjinal tenaga kerja selalu lebih besar dari tingkat upah. Untuk memudahkan analisis dimisalkan MRP untuk berbagai penggunaan tenaga kerja adalah seperti yang ditunjukan dalam kolom (5).

Biaya marjinal tenaga kerja atau MCL = marjinal cost labour harus sama nilainya dengan hasil penjualan produksi marjinal. Dalam tabel biaya marjinal tenaga kerja = hasil penjualan produksi marjinal dicapai apabila jumlah tenaga kerja yang digunakan adalah 5. Pada tingkat penggunaan tenaga kerja ini biaya marjinal tenaga kerja dan hasil penjualan produksi marjinal masing masing bernilai Rp 11000. Pada tingkat penggunaan tenaga kerja tersebut upah pekerja adalah Rp 7000.

1 komentar:

  1. bagi anda yg memmosting materi ini
    sebaiknya lebih dilengkapi lagi
    jangan setengah-setengah!!

    BalasHapus