Selasa, 01 Desember 2009

Apakah Koperasi Memberikan Kontribusi Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Koperasi di indonesia saat ini sudah memberikan kontribusi yang baik bagi pertumbuhan ekonomi di negara kita,itu disebabkan karena koperasi saat ini tidak hanya sekedar koperasi simpan pinjam saja,tetapi koperasi di era modern saat ini sudahlah berkembang,seperti koperasi agri bisnis,koperasi sekolah,koperasi usaha kecil menengah,dll.

Mengapa saya bisa mengatakan koperasi-koperasi tersebut bisa membantu pertumbuhan perekonomian negara kita,itu dikarenakan koperasi saat ini bisa sebagai penyambung tangan dari rakyat ke pemerintah,sebagai contoh yaitu koperasi agri bisnis atau yang kita kenal sebagai KUD bagian pertanian dan pangan.Koperasi ini bisa menyalurkan pasokan-pasokan hasil tani para petani untuk dijual lagi ke pasar dengan harga yang setabil dan layak,inilah yang membuat koperasi bisa membantu pertumbuhan ekonomi negara kita,selain bisa membantu ekonomi negara kita koperasi ini juga bisa menyejahterakan perekonomian para petani tersebut,itu disebabkan karena para petani bisa menjual hasil taninya dengan harga yang relevan,karena yang biasanya kita lihat jika mereka menjual hasil taninya kepada para pengepul langsung,biasanya hasil tani mereka hanya dihargai sangat kecil dibandingkan mereka menjualnya kepada koperasi,ini yang menyebabkan banyak petani-petani kita tidak sejahtera kehidupannya dan ekonominya.

Selain itu contoh lainya adalah koperasi simpan pinjam,koperasi ini adalah koperasi yang banyak kontribusinya dalam memajukan pertumbuhan ekonomi kita,itu dikarenakan koperasi ini membantu pertumbuhan ekonomi rakyat kita.Koperasi ini bisa meminjamkan dana segar bagi rakyat kita yang membutuhkannya untuk diputar lagi dananya sebagai usaha yang mereka buka.Karena dengan adanya usaha ini banyak pihak-pihak yang di untungkan dan selain itu dengan adanya usaha ini pertumbuhan ekonomi negara kita bisa semakin maju dikarenakan usaha tersebut.Karena usaha ini bisa mengurangi pengangguran dan kemiskinan di negara kita,artinya dengan berkurangnya pengangguran dan orang miskin di negara kita,itu berarti bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi negara kita.

Tapi cukup disayangkan karena masyarakat kita masih kurang memanfaatkan koperasi di negara kita ini,sebagai contoh banyaknya petani petani kita yang masih menjual hasil taninya kepada para pengepul dan banyaknya para peminjam dana di koperasi simpan pinjam yang hanya meminjam dana sebagai pelunas hutang hutang mereka.Jika saja mereka bisa memanfaatkan koperasi ini sebagai sarana penyejahteraan ekonomi mereka saya yakin kalau pertumbuhan ekonomi rakyat dan negara kita pasti akan maju dan kita semua akan menjadi rakyat dan negara yang makmur.

Senin, 26 Oktober 2009

Perkembangan Koperasi Indonesia

Koperasia di indonesia sudah ada sejak penjajahan Belanda.koperasi di Indonesia lahir pada tanggak 12 Juli 1947 melalui kongres di Tasikmalaya.Koperasi di Indonesia sejak dahulu sudah menerapkan tiga pola penitipan program khusus yaitu :

1. Program pembangunan secara sektorial atau yang disebut juga sebagai program KUD (Koperasi Unit Desa).

2. Program penitipan kepada lembaga-lembaga pemerintah kepada koperasi pegawai maupun kepada koperasi fungsional.

3. Program penitipan kepada perusahaan milik negara maupun milik swasta.

Secara khusus pemerintah memegang fungsi penting terhadap koperasi yaitu sebagai fungsi “Regulatory” dan “Development”.

Selama ini koperasi di Indonesia di kembangkan dengan bantuan pemerintah dengan basis sektor-sektor primer dan distribusi.Dengan bantuan pemeritah itulah terbentuknya koperasi unit desa (KUD).Semula KUD diperuntukan bagi para petani yang ingin membuka usaha tetapi tidak mempunyai modal,namun sekarang KUD sudah lebih maju,KUD bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang berada di desa untuk meminjam modal membuka usaha.Sekarang dengan kemajuan zaman koperasi tdak hanya KUD saja namun sudah banyak koperasi-koperasi lain yang bisa di manfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai sarana untuk meminjam modal usaha bagi kelancaran usaha mereka.Selain itu koperasi zaman sekarang tidak hanya dikelola oleh pemerintah saja tapi pihak swasta juga bisa mengelola koperasi namun tetap di bawah pengawasan dari pemerintah.

Struktur organisasi koperasi Indonesia mirip organisasi pemerintah/lembaga kemasyarakatan yang terstruktur dari primer sampai tingkat nasional. Hal ini telah menunjukkan kurang efektif nya peran organisasi sekunder dalam membantu koperasi primer. Tidak jarang menjadi instrumen eksploitasi sumberdaya dari daerah pengumpulan. Fenomena ini dimasa datang harus diubah karena adanya perubahan orientasi bisnis yang berkembang dengan globalisasi. Untuk mengubah arah ini hanya mampu dilakukan bila penataan mulai diletakkan pada daerah otonom.

Data yang ada jumlah koperasi saat ini sudah mencapai lebih dari 103.000 unit dengan jumlah ke angotaan mencapai lebih dari 26.000.000.Angka ini akan bertambah dengan kemajuan zaman dan koperasi.Jika semula koperasi di indonesia bergantung pada “Captive Market” program maka dengan adanya peranan swasta maka menjadi tantangan baru bagi persaiangan di dunia koperasi.Dengan adanya persaingan inilah yang membuat inovasi dan kreativitas di dunia koperasi menjadi maju hingga saat ini.Banyak jenis-jenis koperasi yang muncul dari tahun ke tahun akibat persaingan tersebut seperti : Koperasi simpan pinjam,Koperasi kredit,Koperasi sekolah dan yang lainnya.Bahkan koperasi sekolah saat ini sudah di kelola oleh siswa-siswi sekolah tersebut dan koperasi tersebut bisa di jadikan wadah untuk pembelajaran bagi siswa-siswi tersebut.Selain itu koperasi sekolah sudah membuat terobosan baru dengan membuat yang namanya “Kantin Kejujuran” di bawah naungan koperasi sekolah,koperasi ini melatih kejujuran siwa-siswi sekolah untuk tidak mencuri.

Dengan majunya koperasi saat ini kita berharap bahwa rakyat di indonesia bisa memanfaatkan koperasi sebagai salah satu wadah untuk meminjam modal usaha mebuat usaha kecil menengah.Dengan adanya koperasi seharusnya masyarakat bisa hidup sejahtera,namun yang kita lihat sekarang ini malah sebaliknya,banyak rakyat yang menderita karena susahnya atau dipersulit untuk meminjam dana di koperasi.Ini menandakan bahwa koperasi saat ini sudah maju namun sistemnya masih belum maju atau masih seperti yang dulu.Seharusnya pemerintah harus mempermudah peminjaman dana koperasi bagi yang ingin membuka lahan usaha.