kesalahan paragraf pertama terletak pada kalimat pertama,sharusnya kata pertama harus menjorok kedalam,kesalahan yang kedua adalah seharusnya jika penulis ingin membuat tujuan dari penelitiannya dengan urutan angka,urutannya tersebut haruslah berurutan kebawah jangan menyamping seperti yang dibuat,kesalahan yang ketiga pada paragraf pertama adalah penulisan bahasa asing seharusnya ditulis dengan huruf miring. Lalu untuk kesalahan pada paragraf dua adalah untuk kalimat prtama dan kedua tidak boleh diawali dengan kalimat sambung,seharusnya untuk kalimat prtama itu langsung saja ditulis kata “Prinsipnya setiap perusahaan ......... dst,dan untuk kalimat pertama dan kedua tersebut tidak jelas dmana posisi subjeknya ini yang membuat pembaca bingung karena tiak jelasnya subjeck yang dibahas. Pada paragraf enam seharusnya kalimatnya jjangan terlalu panjang,karena jika satu kalimat terlalu panjang seperti paragraf enam ini maka posisi subjeknya tidak kelihatan,atuapun bisa saja pada satu kalimat bisa banyak subjek,yang membuat pembaca bingung.
Kesalahan pada paragraf sembilan adalah pemakaian kata sambung di awal kalimat lalu seharusnya kata studi di ganti dengan kata penelitian,karena jika memakai kata studi kalimat tersebut menjadi rancu,dan pada kalimat kedua kalimatnya tidak jelas,karena maksud dari kalimat kedua ini tidak nyambung dengan kalima sebelumnya. Kesalahan pada paragaraf sepuluh adalah pada kalimat terakhir,seharusnya kata ‘terutama’ dihilangkan,maka kalimat yang benar adalah ‘hal ini sangat penting bagi pelayanan publik’.
Kesalahan pada Bab Hasil Penelitian dan Pembahasan adalah terltak pada kata uji-t,seharusnya kata ini dictak miring karena kata ini adalah kata asing (baru),agar pembaca bisa memahami kata tersebut. Kesalahan yang lain pada bab ini adalah pada paragraf prtama seharusnya kata signifikan dganti dengan kata mendasar,itu karena kata signifikan adalah kata dari bahasa asing,seharusnya jika kita menulis tulisan bahasa indonesia tidak boleh dicampur dengan bahasa asing.
Selasa, 11 Mei 2010
Survey Kendaraan Penyebab Kemacetan Di Jakarta

Tabel 1.1
Sekarang ini jalan-jalan Jakarta sudah menjadi jalan terpadat di Indonesia,ini di karenakan banyaknya volume kendaraan baik kendaraan beroda dua maupun beroda empat. Kali ini penulis akan membahas survey kendaraan penyebab kemacetan di Jakarta dengan menggunakan tabel 1.1 seperti diatas.
Seperti tabel 1.1 di atas,kendaraan nomor satu penyebab emacetan di Jakarta adalah kendaraan motor,ini dikarenakan volume kendaraan bermotor dijakarata sudah terlalu banyak. Selain kendaraan bermotor sudah banyak,penyebab lain adalah banyak penendara motor yang tidak mematuhi peraturan lalulintas. kendaraan kedua penyebab kemacetan di Jakarta adalah angkutan umum. Banyak angkutan umum di Jakarta yang selalu berhenti di sembarang jalan. Hal ini menyebabkan kemacetan yang sangat panjang dikarenakan angkutan umum tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Kendaraan ketiga penyebab kemacetan di Jakarta adalah mobil. Saat ini mobil di Jakarta sudah terlalu banyak dan mobil-mobil tersebut membuat kemacetan dimana mana.
Kesimpulan dari data diatas adalah sekarang dijakrata sudah terlalu banyak kendaraan,seperti motor,angkutan umum dan mobil. Seharusnya PEMKOT Jakarta harus mengurangi volume kendaraan di kota Jakarta,supaya jalan jalan di Jakarta tidak terjadi kemacetan yang lebih parah dikemudian hari
Langganan:
Komentar (Atom)